Kuinmas.com -Sukabumi, Kembali jadi sorotan, proyek rekonstruksi jalan di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, menuai keluhan masyarakat. Jalan pada ruas Gudang – Caringinkulon yang baru selesai dikerjakan tiga hari lalu sudah menunjukkan kerusakan berupa retakan, lapisan aspal yang terkelupas, bahkan amblas. Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa kurangnya pemadatan awal menjadi penyebab utama buruknya kualitas pekerjaan.

Berdasarkan data yang diperoleh, pekerjaan tersebut merupakan proyek rekonstruksi jalan dengan Nomor Kontrak 000.3.2/03/SPK/RK.31DPU/2025 yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi. Proyek senilai Rp 393.714.881,84 dengan sumber dana dari APBD Tahun Anggaran 2025 itu memiliki masa pelaksanaan 75 hari kalender dan dikerjakan oleh CV. Jayanti Berkarya.

Sementara itu, pihak UPTD Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Wilayah Cibadak membenarkan adanya kerusakan dini tersebut. Menurut penjelasannya, penyebab utama kerusakan memang karena kurangnya pengerasan atau pemadatan awal. “Sudah kami konfirmasi ke pihak pelaksana untuk dibongkar ulang dan diperbaiki kembali dengan pemadatan yang sesuai standar. Saya juga tidak akan mengeluarkan visum pekerjaan sebelum perbaikan dilakukan,” tegasnya.

Saat disinggung mengenai lemahnya pengawasan hingga menyebabkan mutu pekerjaan buruk, pihak UPTD mengakui bahwa sebelumnya sudah dilakukan teguran. Namun, karena masa kerja kontrak sudah habis dan pelaksana terkena denda atau adendum, pengerjaan tetap dipaksakan selesai meski hasilnya tidak maksimal.

Hingga kini, kondisi jalan yang rusak masih menuai kritik masyarakat. Warga menilai seharusnya pengawasan dilakukan lebih ketat agar setiap proyek yang menggunakan anggaran negara bisa memberikan manfaat jangka panjang, bukan justru membahayakan pengguna jalan dalam hitungan hari setelah selesai dikerjakan.